Jumat, 10 Februari 2012

Linsanity Berlanjut

WASHINGTON DC - Satu kali hebat, mungkin kebetulan. Dua kali hebat, masih agak kebetulan. Tiga kali hebat" Nah, mungkin baru benar-benar bisa dibilang hebat. Jeremy Lin, point guard New York Knicks keturunan Taiwan, tampil hebat untuk kali ketiga saat melawan Washington Wizards, Rabu malam lalu (8/2, kemarin pagi WIB). Setelah mencetak 25 dan 28 poin pada dua laga sebelumnya, kemarin Lin mencetak 23 poin plus sepuluh assist. Knicks pun menang di kandang lawan, 107-93. New York pun semakin dilanda "Linsanity" (kegilaan terhadap Lin). Dan sebagai catatan khusus, di laga kemarin Lin juga membukukan dunk pertamanya di kancah NBA! Kehebohan terhadap performa Lin pun kemarin terjadi di Washington DC, ibu kota negara Amerika Serikat. Bukannya diganggu penonton, dia malah disoraki. Banyak penonton keturunan Asia yang menyoraki, membawa bendera dan tanda-tanda dukungan. Menanggapi itu, Lin masih merasa tidak percaya dengan segala yang terjadi dalam seminggu terakhir. "Seperti yang saya sampaikan di laga terakhir, saya tak pernah membayangkan ini semua," kata Lin seperti dikutip Associated Press. Asal tahu saja, Knicks belakangan tampil tanpa dua bintang utamanya. Carmelo Anthony cedera selangkangan, Amare Stoudemire absen karena adiknya meninggal. Ternyata, sejauh ini, Knicks justru tampil menggila. Motor utamanya, ya Jeremy Lin, yang pada 2010 tidak terpilih dalam NBA Draft, lalu menjalani musim perdana bersama Golden State Warriors. Timing kehebatan Lin ini juga sangat pas. Karena tidak pernah di-draft, Lin tidak punya kontrak yang solid. Kontraknya baru digaransi aman untuk musim 2011-2012 ini kalau Knicks tidak memutusnya pada Jumat besok (10/2). Itu pun nilainya hanya di kisaran USD 700 ribu semusim (sekitar Rp 6,3 miliar), jauh di bawah rata-rata NBA. Dengan performa seperti ini, Lin tampaknya bukan hanya mengamankan gaji semusim. Dia mungkin juga mengamankan karir jangka panjang di NBA! Mike D'Antoni, pelatih Knicks, menegaskan kalau kehebatan Lin itu "real," bukan fatamorgana. "Visi, kecepatan, dan pengetahuannya tentang permainan adalah real dan tak akan berubah. Saya pikir dia akan terus berkembang," tandasnya. Setelah minggu ajaib Jeremy Lin ini, jangan heran pula kalau wajah dan sosoknya banyak muncul di berbagai ajang promosi. Tim manajemennya menyebut permintaan untuk Lin melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir, sampai-sampai telepon tak berhenti berbunyi selama 24 jam! (aza)

10 Feb, 2012


-
Source: http://www.jpnn.com/read/2012/02/10/116908/Linsanity-Berlanjut-
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar